Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Perwitasari Purworejo menegaskan komitmennya dalam memperluas layanan sambungan air bersih bagi warga. Direktur PDAM Purworejo, Hermawan Wahyu Utomo, menyampaikan bahwa pihaknya juga siap mendukung kebutuhan air untuk gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).
Ia menjelaskan, dalam rangka menyambut Ramadan dan Idul Fitri 1447 H, PDAM Purworejo menghadirkan program promo berupa potongan biaya sebesar Rp300 ribu. Masyarakat di Kabupaten Purworejo diimbau memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan layanan air bersih dengan harga lebih ringan.
Selain diskon, pelanggan juga diberikan kemudahan dalam sistem pembayaran. Biaya pemasangan sambungan baru dapat dicicil sehingga tidak terlalu membebani calon pelanggan.
Untuk rencana sambungan menuju gerai KDMP, pihak PDAM akan melakukan survei terlebih dahulu. Jika lokasi yang diajukan cukup jauh dari jaringan pipa yang sudah ada, maka tersedia kemungkinan tambahan potongan biaya sebagai bentuk dukungan.
Sampai saat ini, belum terdapat gerai KDMP yang mengajukan permohonan sambungan baru. Meski demikian, PDAM memastikan kesiapan penuh apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.
Hermawan menuturkan bahwa mutu air yang disalurkan telah memenuhi standar kesehatan. Proses pengolahan dilakukan menggunakan teknologi membran yang didatangkan dari Korea sehingga kualitas air tetap terjaga.
Dengan sistem tersebut, air yang diproduksi dinilai bersih serta aman untuk dikonsumsi. Standarnya bahkan diklaim mengikuti ketentuan internasional sehingga masyarakat tidak perlu ragu memanfaatkannya untuk kebutuhan sehari-hari.
Ia menambahkan, penyediaan air minum yang sehat merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan warga. Ketersediaan air bersih diharapkan mampu membantu menekan angka stunting sekaligus mengurangi kemiskinan ekstrem.
Di sisi lain, PDAM Purworejo masih memiliki ribuan kuota sambungan baru yang siap didistribusikan kepada masyarakat. Kesempatan ini diharapkan dapat dimanfaatkan seluas-luasnya oleh warga yang belum memiliki akses air perpipaan.
“Harapannya, semakin banyak masyarakat yang terlayani sehingga kualitas kesehatan lingkungan ikut meningkat,” ujarnya.