Pemerintah Kabupaten Purworejo terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan menghadirkan Rumah Singgah Pasien dan Pendamping di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Fasilitas ini diresmikan langsung oleh Bupati Purworejo, Yuli Hastuti SH, bersama Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi SIKom MSi, pada Kamis (25/6/2026).
Rumah singgah yang beralamat di Gang Gambir Nomor 94C, Jongkang, Sariharjo, Kabupaten Sleman tersebut disiapkan khusus bagi warga Purworejo yang tengah menjalani pengobatan di rumah sakit rujukan di Yogyakarta, termasuk anggota keluarga yang mendampingi pasien. Seluruh kebutuhan selama tinggal di rumah singgah, mulai dari tempat menginap hingga konsumsi, ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Dalam sambutannya, Bupati Yuli Hastuti menyampaikan bahwa keberadaan rumah singgah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
"Semoga keberadaan rumah singgah ini dapat memberikan manfaat yang besar sekaligus memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Purworejo," ungkap Bupati.
Bupati juga berharap masyarakat di sekitar rumah singgah dapat turut memberikan dukungan dan membantu apabila terdapat warga Purworejo yang membutuhkan pertolongan selama berada di lokasi tersebut.
"Kami menitipkan warga Purworejo kepada masyarakat sekitar. Apabila ada hal-hal yang memerlukan bantuan, kami berharap dapat saling membantu sesuai kemampuan masing-masing," tambahnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Purworejo, dr. Sudarmi, menjelaskan bahwa penyediaan rumah singgah ini merupakan implementasi dari visi dan misi kepala daerah melalui Program Pitulungan, khususnya dalam pilar Sehat Penduduke.
Menurutnya, keberadaan rumah singgah diharapkan mampu mendekatkan akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan, meringankan beban keluarga selama menjalani proses pengobatan, serta mendorong pasien agar lebih disiplin menjalani terapi hingga selesai.
Rumah singgah tersebut dilengkapi berbagai fasilitas untuk menunjang kenyamanan pasien dari berbagai kelompok usia. Tersedia sebanyak 11 tempat tidur yang terdiri atas empat tempat tidur untuk pasien anak, empat tempat tidur bagi pasien perempuan, serta tiga tempat tidur untuk pasien laki-laki. Dalam pengelolaannya, Pemerintah Kabupaten Purworejo menggandeng Yayasan Embun Surga Purworejo sebagai mitra.
Selain menghadirkan rumah singgah, Pemerintah Kabupaten Purworejo juga menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui alokasi anggaran sekitar Rp80 miliar untuk Program Jaminan Kesehatan Daerah. Program tersebut ditujukan untuk memberikan perlindungan dan jaminan kesehatan yang lebih optimal bagi warga.
Manfaat rumah singgah ini pun telah dirasakan langsung oleh masyarakat. Marni, warga Kecamatan Bayan, mengaku sangat terbantu dengan keberadaan fasilitas tersebut selama mendampingi anggota keluarganya menjalani pengobatan di Yogyakarta selama hampir satu tahun.
"Terima kasih kepada Yayasan Embun Surga dan Pemerintah Kabupaten Purworejo. Kami sangat terbantu karena tempat tinggal dan makan disediakan secara gratis. Fasilitas ini benar-benar meringankan beban kami selama menjalani pengobatan," tuturnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Panewu Ngaglik, Edi Wibowo. Ia menilai langkah Pemerintah Kabupaten Purworejo tersebut sebagai sebuah inisiatif yang sangat baik dan layak menjadi contoh bagi daerah lain. Edi juga mengajak masyarakat sekitar untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan rumah singgah.
Peresmian rumah singgah tersebut turut dihadiri oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo dr. Tolkha Amaruddin, Asisten Pemerintahan dan Kesra Ahmad Jainudin SIP MM, Plt Kepala Dinas Kesehatan Daerah dr. Sudarmi, Kepala Dinsosdaldukkb, Kepala Dinkominfostasandi, serta Kepala Bagian Prokopim.